Baca Juga: Pemko Pematangsiantar Bantu Pembangunan Rumah Tahfiz Quran Haji Sugiat Santoso
" Pada pekan depan pemerintah akan mengeksekusi pencairan dana ganti rugi bagi rumah warga yang rusak akibat bencana. Dana sebesar Rp60 juta akan diberikan untuk rumah rusak berat, sementara Rp30 juta dialokasikan bagi rumah dengan kategori rusak ringan, " ungkapnya
Sementara, Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu menyampaikan, Huntara bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan simbol harapan baru bagi masyarakat terdampak bencana.
“ Ini menjadi tempat anak-anak kembali belajar tanpa rasa cemas, ruang keluarga untuk berkumpul, sekaligus bagian dari pemulihan psikososial masyarakat, ” ungkapnya.
Gus Irawan menambahkan, keberadaan hunian sementara juga berperan penting dalam menjaga kesehatan lingkungan dan memastikan roda kehidupan masyarakat tetap berjalan sembari menunggu hunian permanen terwujud.
Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel, Bupati Tapsel mengucapkan terima kasih kepada Satgas PRR Pasca bencana Sumatera, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dan seluruh jajaran pemerintah pusat.
" Ini membuktikan bahwa negara hadir dan meninggalkan pesan kuat bahwa di balik setiap bencana selalu tumbuh solidaritas, ” tutup Gus Irawan.
Dalam kunjungan kerja ke Tapsel Tito Karnavian didampingi Kepala BNPB Suharyanto dan kedatangannya disambut Gubsu Bobby Nasution, Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu, Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Harry Pahlevi, Anggota DPRD Sumut Abdul Rahim Siregar, Ketua DPRD Padangsidimpuan Sri Fitrah Munawaroh, Plt Sekda Kota Rahmat Marzuki, Forkopimda Tapsel dan Padangsidimpuan serta jajaran OPD Tapsel terkait.
Kegiatan peresmian tersebut dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis Dana Tunggu Hunian (DTH) serta bantuan logistik kepada perwakilan penerima manfaat bagi warga terdampak bencana di Desa Tandihat, Kabupaten Tapsel.
Disamping itu, sebanyak 200 unit Huntara Huntara yang dibangun di Kelurahan Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapsel diserahkan kepada masyarakat yang terdampak bencana, sebagai solusi sementara sambil menunggu pembangunan rumah permanen bagi warga korban bencana.(RI)