Menurut Bupati, lokasi batalyon yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Asahan, Toba, dan Simalungun dinilai strategis. Ia meyakini kehadiran Yonif TP-954 akan berdampak pada peningkatan perekonomian serta memotivasi generasi muda untuk bergabung menjadi prajurit TNI.
“Dengan dibentuknya batalyon ini, kami berharap tidak ada lagi desa tertinggal di Asahan. Perekonomian akan meningkat dan menjadi semangat baru bagi masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan KDKMP dan Jembatan Garuda dengan penempatan lokasi yang strategis agar manfaatnya optimal. Pemerintah Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya mengawal program ini agar berjalan sesuai ketentuan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (GS)