Tanpa Subsidi, Operasi Pasar Asahan Pangkas Distribusi Demi Stabilitas Harga

photo author
Iin Prasetyo, Realitas Online
- Selasa, 3 Maret 2026 | 11:24 WIB
Wakil Bupati Asahan Rianto saat membuka kegiatan operasi Pasar Reguler dan Pasar Khusus
Wakil Bupati Asahan Rianto saat membuka kegiatan operasi Pasar Reguler dan Pasar Khusus

Realitasonline.id - Asahan | Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian bersama Perwakilan Bank Indonesia Pematang Siantar menggelar Operasi Pasar Reguler dan Pasar Khusus menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kegiatan perdana berlangsung di Halaman Kantor Lurah Siumbut-Umbut, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Senin (2/3/2026).

Operasi pasar tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Asahan Rianto, SH, M.A.P, disaksikan unsur perangkat daerah dan jajaran kecamatan setempat.

Pemerintah daerah menegaskan langkah ini sebagai strategi menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama Ramadhan hingga Lebaran.

Secara keseluruhan, operasi pasar digelar di lima titik berbeda. Pelaksanaannya melibatkan Perum Bulog Cabang Kisaran, PT Sintong Abadi, PT Jampalan Baru, serta UD Tiga Puteri untuk memastikan distribusi berjalan lancar.

 

Baca Juga: Ramadhan Bukan Alasan Kendor, Sekda Asahan Ingatkan ASN Tetap Gas Kinerja

 

Sejumlah komoditas utama dijual dengan harga lebih rendah dibanding harga pasar. Beras, minyak goreng, gula pasir, hingga telur ayam ras menjadi produk yang paling diburu masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Asahan memastikan stok bahan pokok dalam kondisi aman menjelang Idul Fitri 1447 H. Warga diimbau berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang berpotensi memicu lonjakan harga.

Selain itu, pengendalian inflasi juga didorong melalui gerakan pemanfaatan pekarangan rumah. Masyarakat dianjurkan menanam cabai dan komoditas pangan lainnya sebagai langkah mandiri menjaga ketersediaan kebutuhan harian.

 

Baca Juga: Wakapolda Resmikan SPPG Polres Asahan Sinergi Pemda–Polri Kawal Gizi Anak

 

Menariknya, operasi pasar ini tidak menggunakan subsidi anggaran. Pemerintah memangkas rantai distribusi agar produsen dapat menjual langsung kepada masyarakat, sehingga harga tetap terjangkau tanpa membebani keuangan daerah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Iin Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB
X