Kisruh Guru PPPK Paruh Waktu Rp0, Aliansi Cipayung Plus Protes di Depan Kantor Bupati Deli Serdang

photo author
Mukhtar Habib, Realitas Online
- Kamis, 16 April 2026 | 20:19 WIB
Aliansi Cipayung Plus Deli Serdang yang terdiri dari organisasi mahasiswa  HMI, Himmah, dan IMM, mencoba protes kepada Kabid Tenaga Guru dan Kependidikan Deli Serdang, Budi Siswoyo (baju biru).  (Realitasonline.id/mukhtarhabib)
Aliansi Cipayung Plus Deli Serdang yang terdiri dari organisasi mahasiswa HMI, Himmah, dan IMM, mencoba protes kepada Kabid Tenaga Guru dan Kependidikan Deli Serdang, Budi Siswoyo (baju biru). (Realitasonline.id/mukhtarhabib)

Padahal sepengetahuannya berbeda dengan Kota Medan dan Kabupaten Serdang Bedagai yang dinilai menganggarkan di APBD untuk guru-guru Paruh Waktu tersebut..

"Padahal nomenklaturnya sama, juknis aturan, surat Kemendagri-nya sama, undang-undangnya sama kenapa harus ada perbedaan," imbuhnya.

Menurut Fredy, saat ini belum ada alokasi gaji bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

“Gaji itu kita lihat dari APBD. Pemkab Deli Serdang itu Rp0 gaji untuk PPPK paruh waktu,” jelas Fredy.

Baca Juga: Yamaha RX King 155 VVA 2026 Resmi Meluncur, Raja Jalanan Kembali dengan Desain Super Retro Modern

Menurutnya, kondisi guru-guru PPPK Paruh Waktu tersebut sangat memprihatinkan dan bertentangan dengan amanat undang-undang.

Ia menegaskan bahwa pemerintah, baik pusat maupun daerah, diwajibkan mengalokasikan minimal 20 persen anggaran untuk sektor pendidikan.

“Itu kan tidak baik. Padahal negara (dalam) undang-undang memerintahkan pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk mengalokasikan 20 persen APBD untuk pendidikan,” lanjutnya.(Mukhtarhabib)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mukhtar Habib

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB
X