Bunda Literasi Asahan Turun ke Kecamatan: Baca Buku Tak Boleh Cuma Wacana

photo author
Iin Prasetyo, Realitas Online
- Jumat, 17 April 2026 | 14:06 WIB
Bunda Literasi Asahan Yusnila Indriati Taufik saat menghadiri pelantikan bunda literasi kecamatan meranti
Bunda Literasi Asahan Yusnila Indriati Taufik saat menghadiri pelantikan bunda literasi kecamatan meranti

Realitasonline.id – Asahan | Bunda Literasi Kabupaten Asahan mendorong penguatan budaya baca hingga tingkat kecamatan dalam pelantikan Bunda Literasi Kecamatan Meranti. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Camat Meranti.

Pelantikan dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Asahan, Ilham, Camat Meranti Resmanto Tambunan, serta kepala desa dan pengurus literasi setempat. Momentum ini menjadi bagian dari penguatan gerakan literasi berbasis masyarakat.

Informasi yang dikutip melalui Kominfo pada Kamis (16/4/2026), Bunda Literasi Kabupaten Asahan menekankan pentingnya mengkampanyekan gerakan gemar membaca di berbagai kalangan. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan langsung maupun pemanfaatan media yang tersedia.

 

Baca Juga: Sekdakab Asahan: Bahasa yang Baik, Pelayanan Publik Ikut Naik Kelas

 

Ia juga meminta Bunda Literasi yang baru dilantik menjadi figur teladan dalam membangun budaya baca. Peran ini dinilai penting untuk mendorong perubahan kebiasaan masyarakat, khususnya di tingkat keluarga dan lingkungan desa.

 


Selain itu, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam pengembangan literasi. Koordinasi dengan komunitas, organisasi, hingga Dinas Perpustakaan diharapkan mampu memperluas jangkauan program literasi.

Bunda Literasi juga menyoroti pentingnya peran dalam memberikan masukan kebijakan. Termasuk mendorong alokasi anggaran dan fasilitas yang mendukung pengembangan literasi di daerah.

 

Baca Juga: PKK Tak Mau Sekadar Rapi di Lapangan, Administrasi Desa Rahuning Ikut Dibenahi

 

Ia berharap para penggerak literasi mampu menjalankan pilar utama, mulai dari advokasi, mobilisasi masyarakat, hingga inovasi program. Perpustakaan juga didorong menjadi pusat pembelajaran sepanjang hayat bagi masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Iin Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB
X