Tak Kunjung Diperbaiki
“Orang tua kami, tokoh-tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kecamatan Wampu sanggup kalian bohongi. Sekarang kami yang meminta agar pimpinan HKI segera keluar menemui kami anak2 dari orang tua yang kalian bohongi,” ujar beberapa orator saat berorasi.
Aksi yang dikawal lebih kurang 50-an personel keamanan dari jajaran Polres Langkat dan Polsek Stabat dipimpin Kabag Ops Kompol Aris Fianto S.Sos dan AKP Ferry Ariandy SH MH mampu meredakan amarah para aktivis dan DPK KNPI akibat pimpinan HKI tidak kunjung menemui massa.
Masa yang dikomandoi Koordinator Aksi Muhammad Nuh, Koordinator Lapangan M. Nur Adlin, Orator M. Indra Sahputra, Mukthi Halwi, M. Sardani dan Rezeki Arinanda menuding jika pimpinan HKI Zona 2 hanya seorang pembohong. Apalagi dana CSR perusahaan plat merah tersebut tidak kunjung dikucurkan kepada masyarakat serta induk organisasi kepemudaan.
Massa menyesalkan sikap perusahaan yang dinilai seolah selalu membenturkan mereka dengan aparat kepolisian.
Bayangkan, pada saat kita menyampaikan akan melakukan audensi dengan pihak managemen, tapi Humas HKI Zona 2 malah menyampaikan agar kami beraudensi dengan Kapolsek Stabat serta Dan Ramil. Pernyataan Humas HKI ini sangat mencederai hati kami. Seolah sengaja membentur-benturkan kami dengan aparat. Apa relevansinya audensi dengan HKI disuruh audensi ke Polsek dan Koramil?,” teriak massa.
Cuaca yang panas semakin terasa panas disaat Pimpinan HKI Zona 2 M. Suhaimi SE tidak kunjung bersedia menemui massa.
Bahkan Humas HKI Zona 2 Arif awalnya mengatakan pimpinan HKI ada dalam kantor dan bersedia menerima perwakilan mahasiswa dan DPK KNPI. Karena massa tidak ingin hanya mengirimkan utusan dan meminta agar semua diijinkan masuk, Arif malah mengatakan jika pimpinan tidak berada di tempat.