"Kalau dari sisi pemilik hanphone mungkin terbantu, diurus cepat, sudah selesai. Lalu muncul informasi, artinya yang memunculkan informasi perbaikan ini belum sampai, kalau kita baca seperti itu.Timbul pemikiran jangan-jangan ada kerugian negara, jadi untuk sistem layanan IMEI ini sudah dilakukan perbaikan semua," ungkap Haris.
Program layanan IMEI ini, lanjut Haris, merupakan tergolong baru di Bea Cukai, jadi perlu adanya pendampingan untuk registrasi. "Setiap ada program atau layanan baru pasti kita ada pendampingan terhadap penumpang supaya mereka tidak kesulitan dalam mengisi data. Kebanyakan penumpang banyak yang belum mengerti, pelayanan pendamping perlu terus dilakukan," ungkapnya.
Baca Juga: LPEI Berdayakan 6.000 Pengrajin Rotan Bersama Bea Cukai
Namun untuk menghemat waktu alangkah baiknya penumpang melakukan registrasi IMEI, di bandara asal agar cepat, sehingga petugas kita tinggal buka barkot.
"Bea Cukai Kualanamu terus melakukan perbaikan ada atau tidak ada sorotan. Kalaupun ada ini merupakan masukan. Substansinya, kalau ada yang perlu diperbaiki kita akan perbaiki", tegas Haris.(IW)