Labuhanbatu - Realitasonline.id | Jalan lintas provinsi di Kabupaten Labuhanbatu yang rusak dan sempat viral di Medsos. Jalan provinsi yang rusak itu mulai dari Pangkatan sampai Negeri Lama.
Pengguna jalan di jalan provinsi yang rusak itu terpaksa mengantri panjang. Beberapa titik jalan provinsi yang rusak itu tidak ada perbaikkan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Padahal jalan provinsi itu merupakan akses utama masyarakat untuk membawa hasil pertanian ke barbagai daerah baik ke Kota Medan maupun ke Provinsi Riau.
Baca Juga: Penemuan Terbaru Bahan Bakar dari Air, Elon Musk: Hal Paling Bodoh
Pantauan Wartawan Jumat 11 Juli 2023, jalan provinsi yang terletak di daerah Pangkatan Labuhanbatu yang rusak dan sempat viral tersebut diperbaiki oleh salah perusahaan perkebunan di Labuhanbatu.
Salah satu perusahaan perkebunan yang bergerak di bidang tanaman kelapa sawit PT Bilah Plantindo dan PT Sennah Estate terlihat memperbaikki jalan provinsi itu.
Tampak menurunkan alat berat sekaligus bahan material di beberapa titik mulai dari Kampung Sonnah sampai Kampung Padang.
Baca Juga: Bupati Tapsel Optimis Target Penempatan RPJPD Dapat Tercapai
Manager PT Sennah Estate dan Bilah Plantindo Rapael Banjarnahor dan Rinto Sidabutar ketika dihubungi mengatakan perbaikan jalan provinsi ini merupakan tanggungjawab kita.
Armada angkutan tandan buah sawit (TBS) kita melintasi jalan ini. Oleh karena belum ada perbaikan dari dinas terkait, kita langsung turunkan alat berat serta material untuk menimbun lubang di sekitar jalan rusak.
Perbaikan jalan provinsi rusak itu sekaligus juga membuat parit untuk saluran air agar apabila hujan tidak menggenangi jalan yang baru diperbaiki.
Baca Juga: Kapolres Padangsidimpuan Ajak Masyarakat Sama-Sama Basmi Penyalahguna Narkotika
"Kondisi jalan lintas provinsi dari Kampung Sonnah dan Kampung Padang Kecamatan Pangkatan ada beberapa titik rusak parah dan membuat kenderaan antrian panjang," terangnya.
"Kita lakukan perbaikan dan kita timbun menggunakan batu tanah gunung serta normalisasi parit untuk saluran air juga menggunakan alat berat," lanjutnya.