Bupati Dolly Harap Pemuda Kuasai Digital Marketing Untuk Perkenalkan Produk Unggulan Tapsel

photo author
Ilham Aga Putra Lubis, Realitas Online
- Kamis, 20 Juli 2023 | 14:30 WIB
Putra-putri Tapsel saat menjalani pelatihan digital marketing di Medan, Senin (17/7/2023). (Realitasonline /Ist)
Putra-putri Tapsel saat menjalani pelatihan digital marketing di Medan, Senin (17/7/2023). (Realitasonline /Ist)

TAPANULI SELATAN - realitasonline.id | Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Dolly Pasaribu mengatakan kedepan akan semakin banyak pemuda di daerahnya yang siap untuk memperkenalkan bahkan memasarkan produk unggulan Tapsel melalui digital marketing.

Hal itu disampaikan Bupati Tapsel Dolly Pasaribu, sekembali mengunjungi tempat pelatihan digital marketing bagi putra-putri Tapsel di Medan, Senin (17/7/2023).

Turut mendampingi Bupati Dolly, para Asisten, Staf Ahli, Kadis Perdagkop, Kadis Kesehatan, Kadis Kominfo, Kadis Pariwisata, Kaban Kesbangpol, Kadis PPKB, Sekretaris BKD, Kabag Ekonomi, Kabag Pembangunan, dan Kabag Prokopim.

Baca Juga: Guyup, TNI dan Warga Gotong Royong Buka Jalan 8 200 Meter di Tapsel Wujud TMMD 117 Kodim 0212

Bupati Dolly menambahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel telah membuat kerja sama dengan dajah satu pusat pelatihan digital marketing sebagai wadah melatih muda-mudi untuk menciptakan skill dibidang digital marketing.

Setelah beberapa kali diadakan pelatihan terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), anak-anak Tapsel yang masih menimba ilmu di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan program SMK Bisa !, selanjutnya kita mengajak para santri dari berbagai Pondok Pesantren untuk bergabung dalam program santripreneur.

"Sejak tahun 2021 sampai 2023 sudah 8 kali pelatihan kita adakan. Tiga kali pelatihan diadakan di Tapsel dan ada 5 gelombang kita laksanakan, dengan total peserta sebanyak 60 orang dari berbagai SMK, Madrasah Aliyah dan Pondok Pesantren se Tapsel," sebut Dolly.

Baca Juga: Emak-emak Muara Batang Toru Dapat Pelayanan USG Gratis

Menurut Dolly, untuk peserta seperti angkatan pertama, sudah ada yang berpenghasilan bahkan sudah bisa membiayai sekolahnya sendiri usai mengikuti pelatihan digital marketing. Bahkan produk unggulan Tapsel berupa tenun Sipirok juga sudah ada dipasarkan ke Negara Turki.

"Program ini terus kita kembangkan dan terus kita inovasikan, termasuk kedepannya, seluruh OPD akan turut andil bagian dalam hal ini dan yang terpenting pelatihan ini tidak dipungut biaya alias gratis, " kata Dolly.

Sementara Pimpinan SAE Digital Akademi Medan Sugianto mengatakan selama pelatihan, peserta diberikan materi terdiri dari, penguasaan tentang mindset dan karakter wirausaha.

Baca Juga: Dari Arena PRSU, Gula Injit Tapteng Bisa Kurangi Kadar Kolestrol Hingga Gula Darah

Materi pelatihan yang diberikan, ada penguasaan skill digital, marketplace, desain dan video editing, leadership, sosial media, ilmu digital marketing, serta penguasaan public speaking.

"Waktu pelatihan selama 10 hari yang kita sebut (Bootcamp 10 hari). Pesertanya difasilitasi tempat tinggal, makan 3 kali sehari, ATK, seragam, program outing class, dan bahkan dikasih uang saku buat mereka dari pihak pemkabnya sendiri, " ungkap Sugianto.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ilham Aga Putra Lubis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB
X