Pablo Benua Ungkap Kebenaran di Balik Penjara, Berbanding Terbalik dengan Tio Pakusadewo

photo author
Mery Ismail, Realitas Online
- Jumat, 5 Mei 2023 | 22:28 WIB
Mantan Narapidana Pablo Benua ungkap pengalaman di penjara (Realitasonline/ist)
Mantan Narapidana Pablo Benua ungkap pengalaman di penjara (Realitasonline/ist)

 

Jakarta - Realitasonline.id | Mantan Narapidana Pablo Putra Benua secara terang-terangan mengungkapkan pengalaman pribadinya selama menjalani masa tahanan di Rutan Cipinang melalui channel YouTube Reyben Entertainment, Jumat (5/5/2023).

Pengakuan Pablo tersebut diungkap buntut pernyataan kontroversial artis Tio Pakusadewo, terkait sejumlah dugaan pelanggaran yang terjadi di balik penjara.

Ia menuturkan, dunia penjara baik Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) maupun Rutan (Rumah tahanan) memang tidak pernah lepas dari stigma negatif masyarakat. Pablo juga membenarkan bahwa di dalam penjara terdapat pelanggaran, tapi menurutnya hal tersebut tidak dilegalkan.

Baca Juga: Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Kena Prank Presiden Jokowi, Jalan Sudah Diperbaiki eh Malah tak Dilintasi

"Kalau disampaikan ada peredaran narkoba di Rutan Cipinang, gua gak memungkiri itu. Gua gak menampik itu bahwa Rutan Cipinang bersih, cuma itu gak dilegalisasi oleh petugas bahkan oknum," sebut Pablo.

Berdasarkan pengalaman pribadinya, Pablo mengungkapkan bahwa sistem pengamanan di rutan sangat tegas. "Pengalaman pribadi gue di Rutan Cipinang. Berkali-kali, ngeliat dengan mata kepala gue. Itu orang berusaha memasukkan narkoba, ketangkep ditindak. Benar-benar asli ditindak!" tegas Pablo.

Dirinya merinci, masih adanya keterlibatan peredaran narkoba di lapas maupun rutan akibat dari ketidakseimbangan teknis dalam sistem pengamanan."Penjagaan di sana ada 40 orang, satu regu jaga. Mengawasi 4.000 orang, bahkan lebih," ujarnya.

Baca Juga: GMNI Blitar Gelar Aksi Damai Desak DPR segera Sahkan RUU Perampasan Aset, PDIP Setuju

Tidak hanya itu, menurutnya warga binaan dan penghuni rutan merupakan orang berlatar belakang dari berbagai kejahatan, mulai dari kasus pembunuhan, perampokan, hingga pencurian. Oleh karena itu, ia beranggapan bahwa para penghuni penjara dapat melakukan berbagai upaya untuk mengedarkan narkoba."Artinya, di luaran saja bisa menipu, untuk menipu polsus nggak sulit karena polsus juga kan manusia," lanjutnya.

Lebih lanjut Pablo mengakui, dirinya sempat membohongi supaya bisa keluar sel hingga menyuap petugas di Rutan Cipinang agar dapat keluar lebih cepat merayakan tahun baru."Gua pernah akalin petugas pura-pura jantung kambuh, dibukakan pintu sel demi keselamatan aku," kata Pablo dengan nada salut.

Walaupun begitu, Ia menegaskan bahwa para petugas Rutan Cipinang justru patuh pada peraturan dan sangat memanusiakan setiap penghuni rutan tanpa pandang bulu. "Gua ketemu dengan Kasi Yantah (Pelayanan Tahanan) Zulheri Siburian. 'Pak, minta tolong dong saya ingin tahun baru. Gua siapin Rp200-300 juta," tutur Pablo.

Baca Juga: Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia Belitung Timur Gelar Diskusi Produksi Timah Lebih Maju dan Bermanfaat

Namun Zulheri menolak upaya penyuapan yang dilakukan Pablo. Hingga pada akhirnya menjelang tahun baru asimilasi Pablo Benua diterima dan dipanggil oleh Zulheri. Pablo mengatakan, saat itu dirinya sudah menyiapkan sejumlah uang untuk Zulheri sebagai bentuk terima kasih telah menerima tawarannya sebelumya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mery Ismail

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Unggulan Pejabat Kadis Pertanian dan Ketapang Taput

Jumat, 23 Januari 2026 | 11:49 WIB

PTPN1 Regional 1 Sembelih 13 Lembu, 4 Kambing

Minggu, 8 Juni 2025 | 06:46 WIB
X