Jakarta - Realitasonline.id | Nama Nasaruddin Umar menguat jadi calon wakil presiden (cawapres) untuk Ganjar Pranowo. Dia disebut punya jasa besar pada Presiden Megawati kala itu.
Nasaruddin Umar yang merupakan tokoh NU dan Imam Besar Masjid Istiqlal itu dinilai berpotensi mendampingi Ganjar Pranowo maju pada Pilpres 2024.
Nasaruddin Umar bukan orang baru di perjalanan politik Megawati. Ulama Nahdlatul Ulama (NU) itu disebut menjadi pembela Megawati saat menjadi wakil Presiden Gus Dur hingga akhirnya duduk menggantikan posisi Gus Dur.
Saat itu, Megawati merupakan tokoh perempuan yang masih disepelekan dalam perpolitikan Tanah Air. Pergerakan tokoh politik perempuan saat itu masih terbatas.
Megawati mengkisahkan bahwa Nasaruddin Umar dulu membelanya saat dia di-bully karena gendernya seorang perempuan.
"Kalau mengingat, ingin mengucapkan beribu-ribu terima kasih karena ketika saya akan dijadikan seorang Wapres, seorang Presiden maka beliaulah yang selalu memberi semangat kepada saya. Karena pada waktu itu saya selalu di-bully oleh banyak orang karena saya seorang perempuan," kisah Megawati seperti ditulis Merdeka, Rabu (17/5/2023).
Kata Megawati, Nasaruddin selalu membela dirinya terkait tidak bolehnya ada diskriminasi terhadap gender untuk mengisi kedudukan perpolitikan Tanah Air.
"Beliau selalu memberikan sebuah pembelaan, bahwa di negara kita ini sebagai warga bangsa tidak ada perbedaan antara perempuan dan laki-laki," sambung Ketum Partai PDIP tersebut.
Kini, Nasaruddin Umar disebut-sebut tengah dipersiapkan Megawati untuk menjadi cawapres Ganjar Pranowo. Hal tersebut dikuatkan oleh sumber dari internal koalisi Presiden Jokowi bahwa Imam Besar Masjid Istiqlal itu bisa jadi bakal cawapres Ganjar Pranowo.
"Iya nama Nasaruddin menguat," kata sumber kepada Merdeka.com di internal koalisi Presiden Jokowi.
"Dari sisi intelektual masuk, sama profesor doktor. Dari sisi NU masuk, terus akar kuat itu. NU tulen orangnya enggak neko-neko," ungkap sumber tersebut.