Kematian Mahsiswa USU Almarhum Mahira Dinabila Akibat Racun Sianida Begini Kronologinya!

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Rabu, 20 September 2023 | 06:00 WIB
Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Sumaryono beri keterangan pers penyebab kematian mahasiswa USU almarhum Mahira, Selasa (19/9/2023) di Balai Wartawan Mapolda Sumut. (Realitasonline.id/Tumpal Manik)
Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Sumaryono beri keterangan pers penyebab kematian mahasiswa USU almarhum Mahira, Selasa (19/9/2023) di Balai Wartawan Mapolda Sumut. (Realitasonline.id/Tumpal Manik)

Baca Juga: Wali Kota Padangsidimpuan Pimpin Apel Siaga Pendataan KUMKM 2023, Begini Pesannya

“Pihak dari toko online itu juga sudah kami lakukan pemeriksaan. Kami juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan dapat kami faktakan korban langsung adalah yang mengambil paket berisi sianida tersebut dengan kadar tertentu,” tuturnya.

Lanjutnya lagi, pemeriksaan saksi, teman kampus dan teman dekat korban, lalu berdasarkan data dari dokumen dan surat dari TKP, Fathir mengaku mendapatkan berbagai macam data dari handphone berupa curhatan korban dan riwayat browsing yang mencari informasi kaitan dengan bunuh diri.

Baca Juga: Kampanye Keselamatan Pelayaran Dapat Atensi Besar dari Kapolsek Tanjung Beringin Sergai

“Karenanya dari hasil penyelidikan yang kami laksanakan dan gelar perkara pada 14 September, kesimpulan yang diambil dari seluruh rangkaian penyelidikan adalah adik kita almarhumah meninggal karena bunuh diri,” ucapnya.

Sementara dari keterangan Labfor Polda Sumut saat dilakukan olah TKP, adanya ditemukan satu bungkus plastik padatan warna putih, satu buah gelas berisikan cairan berwarna coklat, satu buah sendok makan, satu botol semprot obat nyamuk, satu mangkok plastik dan mangkok kaca warna biru.

Baca Juga: Tim Supervisi Polda Sumut Kunjungi Posko Kampung Bebas Narkoba Desa Pertumbukan

Pemeriksaan terhadap barang bukti disimpulkan satu bungkus plastik itu berisikan sianida dan cairan coklat tersebut juga berisi sianida.

Selain itu, dari cairan lambung korban juga didapatkan kandungan sianida.

Dalam kesempatan yang sama, ahli forensik dr Mistar Ritonga menyebutkan rangkaian pemeriksaan yang dilakukan pada jasad korban sama sekali tidak ada tanda kekerasan ataupun ruda paksa yang ditemukan.

Baca Juga: Lakukan Konservasi di Sungai Garoga dan Aek Ngadol, Agincourt Resources Perluas Lubuk Larangan Sepanjang 8 Km

Begitu juga pada pemeriksaan tulang tengkorak dan patologi anatomi juga tidak ditemukan tanda-tanda serupa.

“Jadi penyebab kematiannya kita mengambil kesimpulan adalah mati lemas akibat masuknya atau terminum racun sianida,” tutupnya. (TM)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X