Ngeri!!! Warga Kampung Kompak Alami Intimidasi, Penganiayaan Preman Bayaran Mafia Tanah, Akankah Polda Sumut Berani Bertindak?

photo author
Iin Prasetyo, Realitas Online
- Minggu, 19 Mei 2024 | 21:18 WIB
Rahman Tuah Nasution yang didampingi penasehat hukumnya Poltak Silitonga, SH, MH bersama warga Kampung Kompak melaporkan penutupan akses Jalan Kampung Kompak ke Polda Sumut, Kamis (16/5/2024).
Rahman Tuah Nasution yang didampingi penasehat hukumnya Poltak Silitonga, SH, MH bersama warga Kampung Kompak melaporkan penutupan akses Jalan Kampung Kompak ke Polda Sumut, Kamis (16/5/2024).

Baca Juga: Diduga Arus Pendek, Dua Unit Rumah di Desa Sibalanga Adian Koting Taput Hangus Terbakar

Poltak berharap para pelaku yaitu preman suruhan ini serta yang diduga mafia tanah segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Semua sama di hadapan hukum, siapa pun dia dan sehebat apa pun dia. Kami minta Polda Sumut agar menangkap para pelaku sehingga dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku," tandasnya.

 

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi saat dikonformasi, Minggu (19/5/2024) mengatakan akan memproses laporan tersebut.

"Setiap laporan atau pengaduan tentu polisi menindaklanjuti, kita tunggu prosesnya," pungkasnya. (TM)

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Iin Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X