Kisah Nek Marni, Dua Dekade Jualan Serabi Akhirnya Berangkat Haji

photo author
Iin Prasetyo, Realitas Online
- Rabu, 21 Mei 2025 | 13:34 WIB
Nek Marni bersama anaknya Suhendra asal Tebing Tinggi  tampak ceria bersiap diberangkatkan bersama jemaah Kloter 16 Embarkasi Medan. Hanya penjual serabi bisa tunaikan haji ke Tanah Suci
Nek Marni bersama anaknya Suhendra asal Tebing Tinggi tampak ceria bersiap diberangkatkan bersama jemaah Kloter 16 Embarkasi Medan. Hanya penjual serabi bisa tunaikan haji ke Tanah Suci

Baca Juga: BRI Dorong Peningkatan Kualitas Pers, Umumkan 45 Jurnalis Penerima Beasiswa S2 Fellowship Journalism 2025

“Nenek hanya ingin sampaikan satu pesan. Kalau sudah ada niat, daftar dulu. Jangan tunggu mampu, jangan tunggu tua. Niatkan sungguh-sungguh, ikhtiarkan sebisanya. Allah yang akan cukupkan," ucapnya.

 

Kisah Nek Marni adalah bukti bahwa niat yang tulus, usaha yang konsisten dan keyakinan yang kuat kepada takdir Allah mampu menembus segala keterbatasan. Ia mengajarkan kita bahwa perjuangan tidak selalu tampak megah, tapi jika dijalani dengan sabar dan doa, maka Allah sendiri yang akan memuliakan langkah itu.

 

Kisah ini menjadi cermin bagi kita semua bahwa setiap tetes peluh saat berjualan, setiap doa saat sujud, dan setiap rupiah yang ditabung perlahan akan ikut menapak di Tanah Suci. Karena sesungguhnya, haji bukan soal siapa yang paling mampu, tapi siapa yang paling bersungguh hati.(IW)

 

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Iin Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X