"Untuk itu saya mengajak semua komponen dan juga masyarakat untuk andil bagian bagaimana menyelamatkan mangrove karena yang di sebutkan tadi bahwa mangrove sebagai penyangga kehidupan dan penghidupan," ungkapnya.
"Saya berharap dengan penanaman dan pemeliharaan untuk pemulihan kawasan dan penyelamatan ekosistem mangrove di Desa lubuk kertang ini memberikan arti dan manfaat besar, bukan saja untuk Sumut dan Langkat tapi secara nasional karena sebagai penurun emisi karbon untuk itu manfaatkan penanaman-penanaman ini karena akan berarti bagi masa depan generasi selanjutnya," jelasnya menambahkan.
Baca Juga: It's Cool, It's You! Honda Jazz Keluaran 2023 Mobil yang Cocok buat Kamu Anak Muda
Sebelumnya, Laporan Kadis Lingkungan Hidup dan kehutanan Provsu Ir.Yuliani Siregar,M.AP menyampaikan bahwa tujuan kita laksanakan kegiatan "Penanaman untuk Pemulihan Kawasan Hutan dan Penyelamatan Ekosistem Mangrove" di Desa Lubuk Kertang Kec. Berandan Barat.
Jadi kegiatan ini adalah melakukan rehabilitasi dan penyelamatan hutan mangrove di Provinsi Sumatera Utara sebagai komitmen untuk mendukung program nasional penurunan emisi karbon dan pemenuhan target Indonesia's Folu Net Sink 2030. "Di desa lubuk kertang terdapat lebih kurang 500 ha hutan mangrove yang perlu dilakukan rehabilitasi," ungkapnya.(AA)