Realitasonline.id - Asahan | Asisten Administrasi Umum Drs. Muhilli Lubis, MM membuka Rembuk Stunting Kabupaten Asahan Tahun 2024 di Aula (27/07/2024).
Asisten Administrasi Umum mengatakan, masalah Stunting merupakan tantangan serius yang harus diatasi bersama. Stunting tidak hanya berdampak dan kesehatan jangka panjang. Oleh karena itu, penanganan Stunting memerlukan upaya terpadu dan berkelanjutan dari berbagai pihak.
Muhilli juga mengatakan dalam konteks ini, aksi 3 percepatan penurunan stunting sangat penting. Aksi ini menekankan pada intervensi spesifik dan sensitif yang mencakup berbagai aspek kehidupan anak-anak .
Adapun langkah-langkah strategis tersebut yakni, peningkatan kualitas gizi, memastikan ketersediaan dan aksesibilitas pangan bergizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak. program pemberian makanan tambahan, suplementasi gizi, serta edukasi tentang pola makan sehat harus terus digalakkan.
Selanjutnya peningkatan layanan kesehatan, memperkuat layanan kesehatan primer di Puskesmas dan Posyandu dengan memastikan tenaga kesehatan terlatih dan fasilitas yang memadai. Imunisasi lengkap, pemeriksaan kesehatan rutin, serta penanganan dini terhadap penyakit menjadi kunci utama, serta peningkatan akses sanitasi dan air bersih, Kampanye hidup bersih dan sehat harus terus digalakkan untuk mencegah penyakit yang berhubungan dengan sanitasi buruk.
Lalu pemberdayaan masyarakat, melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan program penurunan stunting. Perbaikan Gizi dan sinergi antar lembaga, mengoptimalkan