Realitasonline id - Lubuk Pakam | Sejumlah Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Deli Serdang mengeluh, karena dari penilaian pengawas SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Deli Serdang, kinerja para kasek mendapat nilai tidak sesuai dan di bawah harapan (ekspektasi).
Kinerja rendah hasil penilaian pengawas tersebut mempengaruhi para kasek sebagai aparatur sipil negara (ASN). Padahal berdasarkan informasi, kinerja menjadi modal dasar mengukur capaian kinerja ASN di semua level, termasuk guru, kepala sekolah, penilik, pengawas, pamong belajar dan jenjang lainnya, baik struktural maupun fungsional.
Anehnya lagi tiga SMP Negeri yang berprestasi selama ini, juga mengalami penilaian di bawah harapan atau ekspektasi. Pengawas yang melakukan penilaian terkesan semena-mena dan dituding telah melakukan tindakan di luar nalar dan kebiasaan.
Baca Juga: Dinilai Kinerja Buruk, Bupati Deli Serdang Segera Mengganti Kepala OPD dan Camat
Adapun ketiga SMPN berprestasi tersebut SMPN 2 Lubuk Pakam, SMPN 1 Patumbak dan SMPN 4 SATAP Pantai Labu. Lindawati Simarmata pengawas di SMPN 1 Patumbak, Delfina pengawas SMPN 2 Lubuk Pakam dan
Syalfiani pengawas SMPN 4 SATAP Pantai Labu.
"Penilaian terhadap kasek, pengawas, penilik dan sebagian pejabat dinas dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan (kadisdik) melalui tim yang ditunjuk Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Deli Serdang," jelas sejumlah kasek yang minta namanya dirahasiakan, karena khawatir akan berdampak kepada mereka, Jumat (31/1/25).
Sangat disayangkan, kata para kasek, penilaian oleh tim yng ditunjuk ini terkesan tidak objektif. Tiga kepala sekolah aktif dengan kategori berprestasi malah mendapatkan nilai di bawah ekspektasi artinya sangat buruk.
ElspetasiBaca Juga: 7 Sportcar Ikonik yang Gagal Menjadi Legenda: Dari Kekecewaan Desain hingga Performa yang Tidak Sesuai Ekspektasi
Diungkapkan para kasek, penilaian ASN hanya 3 kategori, di atas ekspektasi sangat baik sama dengan 150 persen kinerja, sesuai ekspektasi 75 persen hingga 100 persen kinerja dan di bawah ekspektasi yakni sangat rendah dan buruk.
Kasek SMPN 2 Lubuk Pakam, Nurhayati Manurung merupakan juara pertama kasek Inovatif Deli Serdang Tahun 2024, memiliki beberapa guru yang juga termasuk juara inovasi tahun 2024. Para siswanya mendapatkan juara minimal setingkat kabupaten diberikan nilai kinerja di bawah ekspektasi.
Dua kasek lainnya, Lisbeth Simanungkalit dan Untung Narpati adalah kasek aktif dengan predikat baik, baik guru maupun siswanya aktif dalam berbagai perlombaan dan kegiatan di Deli Serdang.
Baca Juga: Alasan Mengapa Memiliki Ekspektasi Rendah Justru Melindungi Diri
"Penilaian kinerja kasek sebagian dilakukan oleh pengawas sekolah. Pengawas digarda terdepan dan selalu bersama guru dan kepala sekolah, namun tidak tau kinerja orang-orang yang dalam kepengawasannya.
Bahkan para pengawas lainnya sebenarnya heran dengan kelakuan oknum pengawas pada tiga sekolah itu. Namun mereka hanya bisa menasihati dan tidak bisa berbuat banyak, karena otoritas masing-masing dalam menjalankan amanat Kadis Pendidikan," tambah kasek lainnya.