Baca Juga: Menteri ATR BPN Nusron Wahid Terima LHP BPK, Tegaskan Langkah Perbaikan Tata Kelola
"Jika TPL tutup, banyak dari kami yang terpaksa kembali bertani, padahal lahan pertanian di daerah ini sudah tidak mencukupi. Saya berharap TPL tetap beroperasi dan berkembang, terutama di Kabupaten Toba," jelasnya. Johan juga menyarankan agar pihak gereja, pemerintah, dan perusahaan duduk bersama untuk mencari solusi yang lebih baik.
Sementara itu, Lusi Siregar, bidan desa Pangombusan, menyampaikan kontribusi TPL dalam mendukung kesehatan masyarakat. Menurutnya, TPL telah banyak berkontribusi, mulai dari pemberian vitamin untuk ibu hamil, makanan tambahan (PMT) untuk mencegah stunting, hingga pelatihan bagi bidan desa.
Siti Khadijah, PKK Desa Tangga Batu II juga mengapresiasi dukungan TPL terhadap program UMKM desa, seperti produk OnAn Clean, sabun cuci piring buatan ibu-ibu PKK.
"Dukungan ini sangat membantu ekonomi kami," katanya.
Delita Gultom, anggota kelompok tani Desa Tangga Batu II, menambahkan bahwa TPL berperan penting dalam mendukung program pertanian di desanya. "Melalui pelatihan, pemberian bibit, pupuk, dan program Jajar Legowo, TPL membantu meningkatkan hasil panen padi kami dari 25 kaleng menjadi 35 kaleng," ungkap Delita.
Menutup aspirasinya, aliansi serikat pekerja dan masyarakat berharap segala permasalahan terkait perusahaan dapat dibawa ke meja dialog antara pemerintah dan perusahaan.
Baca Juga: Ossy Dermawan Bicara Strategi Pertanahan Nasional di SMA Taruna Nusantara Malang
"Mengingat kontribusi sosial perusahaan yang signifikan melalui program CSR kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional, ada baiknya agar pernyataan tersebut dapat dikaji lebih adil dan menyeluruh," pungkas Pesta.
Mereka berharap agar setiap pernyataan yang menyangkut perusahaan dibicarakan melalui forum terbuka antara pemerintah, perusahaan, dan pemangku kepentingan terkait demi melindungi kesejahteraan ribuan keluarga yang menggantungkan hidup pada keberlanjutan TPL.
Sementara itu, Ephorus melalui staff khususnya membenarkan seruan yang disampaikan pucuk pimpinan HKBP tersebut via aplikasi WhatsApp.
" Horas amang, memang benar berita itu," cuitan WhatsApp Pdt Erhan Nababan yang dikirimkan.
Saat ditanya lebih jauh lebih jauh lagi mengenai esensi hingga apa yang mendorong keluarnya statement Ephorus HKBP di stasiun Televisi Nasional, Pdt Erhan mengatakan masih kordinasi dulu karena Ephorus Pdt Victor Tinambunan masih rapat. (AS)