Simalungun - Realitasonline.id | Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga didampingi Bunda PAUD Ratnawati Radiapoh membuka kegiatan sosialisasi dan pembagian booklet tentang transisi PAUD ke SD yang menyenangkan di lokasi tidak ada jaringan internet/lost signal.
Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung di SD Negeri 091714 Marubun Siboras, Nagori Bangun Raya, Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun, Sumut, Rabu (6/9/2023).
Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Nomor: 0759/C/HK.05.01/2023.
Baca Juga: Tolak Ikut Bimtek, Kades di Deli Serdang Diancam Bakal Diperiksa
Dikatakan Bupati, anak-anak merupakan generasi penerus masa depan bangsa dan negara yang kedepannya akan menjadi calon-calon pemimpin.
"Anak-anak kita inilah kedepannya menjadi calon-calon pemimpin di Kabupaten Simalungun dan menjadi garda terdepan untuk meneruskan pembangun di kampung halaman Tano Habonaron Do Bona,"kata Bupati.
Sosialisasi juga merupakan salah satu langkah untuk sama-sama memahami satu tujuan dalam mewujudkan masa-masa transisi PAUD ke SD yang menyenangkan.
"Mari kita seluruh nya, agar mendukung sesuai dengan bidang kerja masing-masing terutama, bagi Forum Komunikasi PAUD-SD supaya saling bersinergi dan bekerja lebih keras sesuai dengan tugas dan fungsinya,"ujar Bupati.
Baca Juga: Polres Pelabuhan Belawan Grebek Kampung Narkoba Seorang Diduga Bandar Diamankan
Menurut Bupati, sosialisasi transisi PAUD ke SD di Kabupaten Simalungun di laksanakan secara terus menerus baik secara tatap muka dengan menghadirkan Narasumber dari Kementerian Pendidikan Riset dan Teknologi, dari Balai Penjamin Mutu Pendidikan Prov. Sumut dan dari Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Prov. Sumut.
Selain itu, Bupati mengatakan kegiatan sosialisasi ini dilanjutkan ke sekolah - sekolah dan juga melalui media sosial lainnya. Untuk itu diharapkan, dari semua sosialisasi yang di laksanakan dapat tersalurkan dan dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten Simalungun.
Selanjutnya Bupati mengatakan bahwa di Kabupaten Simalungun, masih terdapat beberapa lokasi yang belum memiliki jaringan internet dan signal dengan baik, sehingga sangat sulit sosialisasi dilakukan lewat media sosial.
"Solusi yang di kita ambil, tentunya hadir secara langsung melakukan sosialisasi ke wilayah yang tidak ada jaringan seperti yabg dilakukan saat ini,"kata Bupati.
Baca Juga: Polres Langkat Gelar Pasukan Ops Zebra Toba 2023, Faisal Rahmat ingatkan petugas Kedepankan Edukatif