Realitasonline.id - Batubara | PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) membagikan 1.500 paket sembako kepada 13 desa di Kabupaten Batubara, Rabu (7/2/2024).
Hal itu merupakan bentuk rasa syukur perusahaan atas usianya yang pada tahun ini mencapai 48 tahun. Paket sembako itu dibagikan di desa-desa sekitar kawasan smelter Kuala Tanjung.
Melalui Humas PT Inalum, Gilang Sukma pada Kamis (8/2/2024), Mahyaruddin Ende selaku Corporate Secretary menyampaikan bahwa santunan sembako ini merupakan wujud ucapan syukur dan komitmen perusahaan dalam memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat.
”Kami berterima kasih atas seluruh dukungan masyarakat kepada Inalum. Sebagai salah satu wujud syukur dan terima kasih tersebut, kami membagikan sembako kepada 1500 warga yang membutuhkan," kata Mahyaruddin.
"Semoga bisa cukup membantu meringankan. Kami pun memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar Inalum bisa terus memberikan manfaat kepada masyarakat dan negara,” imbuh Mahyaruddin.
Baca Juga: Jebakan Pasif-Agresif: Mengapa Perilaku Ini Merusak Hubungan
Mahyaruddin menjelaskan pihaknya berkolaborasi dengan Kantor Desa Setempat membagikan Paket sembako sebanyak 1.500 paket dengan masing-masing paket berisi beras (4,5kg), gula (1kg), minyak goreng (1liter), teh celup (1 kotak), mie instan (4 bungkus).
Selanjutnya, Mahyaruddin menambahkan bahwa Inalum berharap bahwa bantuan ini bisa sedikit membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga: Awas! Modus Numpang Duduk, 2 Maling Handphone ini Diboyong ke Polsek Indrapura Batubara
"Sebagai satu-satunya Pabrik Peleburan aluminium di Indonesia yang telah dioperasikan selama lebih dari 4 dekade ini, secara sosial Inalum mempertimbangkan untuk berperan serta untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat sekitar Perusahaan," jelasnya.
'Mengingat bahwa kelancaran pembangunan dan keberhasilan operasi tidak dapat dipisahkan dari semua pemangku amanah. Diharapkan agar terus tumbuh dan terciptanya keharmonisan antara perusahaan dengan masyarakat sekitar," pungkas Mahyaruddin. (GS)