"Masyarakat Tapus jangan main anarkis jangan membuat masalah baru," kata M Pakpahan sambil berlari berusaha menghentikan para massa masyarakat Kelurahan Tapus itu.
Terpantau, para satpam dan karyawan PT TBS lari terbirit-birit meninggalkan lokasi perkebunan sawit yang diklaim milik masyarakat Kelurahan Tapus Kecamatan Lingga Bayu bahkan terlihat banyak ibu-ibu bersorak kepada karyawan perusahaan tersebut bahkan warga Tapus memasang plank merk yang bertuliskan tanah ini milik KUD Rimbo Tuo Kelurahan Tapus. (SYH)